Simota: Filter High Flow Pnp Ninja 250 RR (Karburator)

20140802_142842

Nama Simota sudah tidak asing di kalangan modifikator senior. Filter high flow ini diperlukan untuk memberikan pasokan udara lebih ke dalam ruang bakar, namun tetap berfungsi sebagai penyaring partikel-partikel kotoran.

20140802_142853

Kali ini Simota Filter High Flow ini dihadirkan di Indonesia yang Plug and Play bagi Kawasaki Ninja 250 RR, versi karburator tentu nya. Soal kualitas tentunya sudah tidak perlu diragukan lagi, mengingat brand yang sudah lama berkutat di pasar filter otomotif tingkat dunia. 😀

20140802_142921

Minat? Langsung aja bray, sms / wa ke 0817 651 8818 untuk harga dan negosiasi lebih lanjut.

Advertisements

KTC Racing: Power Filter 2

Ini kali kedua filter yang hadir di pasaran dengan brand KTC Racing, filter jenis ini cukup diminati di kalangan modifikator yang ingin memberikan pasokan udara lebih bagi ruang bakarnya.

20140802_142720

Filter ini diproduksi di Taiwan, tentunya untuk kualitas sudah tidak perlu dipertanyakan. Dari segi presisi dan material yang digunakan sangat baik. Peruntukan filter ini termasuk dalam kategori universal, bisa ke motor apa aja yang sesuai dengan spesifikasi nya.

20140802_142708

Minat? Bisa WA / SMS ke 0817 651 8818 untuk harga dan negosiasi lebih lanjut.

Filter KTC Power Filter

KTC Power Filter

Untuk sekilas bentuk ini mengingatkan kita akan filter salah satu merk yang sudah ada di pasaran modifikasi tanah air.

Secara fungsi dan kualitas tidak perlu diragukan, secara KTC Racing memiliki sistem QC yang cukup ketat sebelum sampe ke end user.

KTC Power Filter

 

Lalu apakah merk ini menjiplak merk yang sudah berada di pasar terlebih dahulu. Disini kami katakan TIDAK, karena design ini memang dicetuskan oleh KTC Racing. Secara etika walaupun tidak didaftarkan, KTC Racing adalah pemilik design filter ini. KTC Power Filter

Jelas tercantum ukuran dan diameter peruntukan, yakni: 1 1/4″ – 2 1/2″, No. 32; 32 – 64mm.

Dari segi harga tentu saja, KTC Racing memberikan harga yang lebih baik ketimbang pendahulunya. Tentu saja tanpa mengorbankan kualitas material. Minat bray? SMS / WA ke 0817.651.8818 untuk informasi dan keterangan lebih lanjut. 😀

Bebersih Filter Dry Element Cukup Disemprot Angin

Bebersih Filter dry element

Kertas filter dry element biasanya berwarna kuning bukan merah(kiri). Filter udara dry element cukup semprotkan
udara bertekanan(kanan).

Filter udara karburator di motor sekarang ada yang dibuat dari kertas kering. Jenis ini muncul sebelum adanya filter kertas basah yang dianggap bebas perawatan.

Filter udara tipe kertas kering contohnya di Yamaha Mio produksi di bawah tahun 2007. Filter tipe ini disebut dry element, kertasnya cenderung berwarna kuning bukan merah. Yang merah itu filter kertas tipe kertas basah.

Bahan filter kertas kering agak tebal. Sehingga tidak cepat rusak saat menyedot udara, meski terkadang campur air atau debu.

“Filter tipe ini proses membersihkannya justru lebih gampang ketimbang filter lain. Tidak perlu dicuci pakai bensin macam filter busa, atau dibersihkan pakai kain lap seperti filter kertas basah,” ungkap Eksa Syahputra alias Medi, mekanik Medi Speed.

Pemilik motor yang masih pakai filter udara kertas kering cukup semprotkan angin bertekanan dari tabung kompresor setiap 2,500~3.000 km sekali. Bagian yang disemprot bisa ke semua elemen kertas, namun arahnya harus dari belakang arau arah berlawanan. Tidak lupa juga untuk melihat kondisi elemen filter apa ada yang rombek atau pori-porinya mulai tertutup.

“Kalau robek baiknya ganti. Khawatir elemennya masuk ruang bakar. Sedang pori-pori tertutup bisa bikin boros bensin karena aliran udara minim,” wanti pria tinggal di Jl. Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan.

Filter kertas tipe kering ini, meski bisa dibersihkan namun bukan berarti bebas penggantian. Kalau mau lebih bagus, setiap pemakaian satu kali pemakaian baiknya diganti baru.

Meskipun bisa dibersihkan, namun pori-pori kertas rawan ditutupi partikel debu. Akibatnya menyumbat aliran udara. Ini yang menyebabkan bensin jadi boros. Karena udara yang masuk

akan jadi lebih sedikit.

Filter tipe kertas kering harganya bisa lebih murah dibanding yang kertas basah. Selain itu, bisa saling tukar antara filter kertas kering dan yang basah. Enak ya?

Data tersebut diambil dari motorplus-online.com

Bersihkan Filter Busa Jangan Pakai Bensin!

Pori-pori lebih besar dari tipe kertas
Pori-pori lebih besar dari tipe kertas

Umumnya, motor tipe lama masih aplikasi filter udara busa untuk menangkap kotoran semacam debu. Part ini, punya karakter yang bisa dibersihkan dan dipakai lagi. Demi menjaga performa engine pacuan kesayangan.Tapi, jangan sembarang bersihkan ya. Ada perlakuan khusus. Filter busa aplikasi bahan campuran polyurethane. “Membersihkannya, sebaiknya jangan gunakan bensin,” buka Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM).

Bukan tanpa alasan, Edhi berkata seperti itu. Sebelum busa, ada kawat jaring yang terpasang di boks filter. Kawat yang disebut flame strap ini punya fungsi untuk menangkis balikan api dari ruang bakar agar tidak terkena busa.

Meski belum tentu terjadi, tapi jelas sudah kenapa busa itu sebaiknya tidak dicuci pakai cairan yang mudah terbakar. Sebab jika ada api tercipta, maka busa akan mudah terbakar.

Baiknya, jangan gunakan bensin. Tapi, bisa saja pakai solar. Toh, itu hanya sebatas dicuci saja. “Setelah dicuci dan diperas, sebaiknya diberikan oli dan diperas lagi,” saran Anjar, mekanik Mulia Mitra Motor di Jl. H Mencong Raya, No. 41, Ciledug, Tangerang. Ketika merasnya jangan dipelintir ya.

Tujuannya diberikan oli, tentu agar kotoran atau debu yang terisap saluran filter bisa menempel di busa. Tapi baiknya jika ada, gunakan oli yang punya viskositas SAE 80-90. Misalnya, oli gardan.

Ditambahkan Edhi, sebab pori-pori yang diaplikasi filter polyurethane ini tergolong besar. Jika pakai oli tipe mesin, tentu daya tangkap dan tempel debu di busa tidak sebaik oli kental. “Pori-pori ini lebih besar dari filter kertas,” jelas pria yang berkantor di Astra Honda Training Center, Sunter, Jakarta Utara ini.

Data tersebut diambil dari (motorplus-online.com)

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑